Kumayl's posts with tag: verbal chemy

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag verbal chemy
Blog EntryTi ntaa nngkiiiit jaaa!Mar 25, '08 2:21 AM
for everyone
Kalau lihat anak kita sedang tumbuh, rasanya luar biasa ya.... Menakjubkan! Perubahan kemampuannya, perubahan sikapnya, emosinya....

Dulu waktu masih umur belasan bulan, sekitar 14 bulanan kalo gak salah...Chemy "didoktrin" sama mama, kalo ditanya anak siapa, jawabnya anak Mama.
Berhasil. Setiap kali ditanya anak siapa, pastilah Chemy menjawab "Mama".

Tapiiii......
Tanyakan apapun pada Chemy, asal kata tanya-nya SIAPA, maka jawabannya pun pasti sama: "MAMA"

Menginjak usia 18 bulan, kemampuannya sudah meningkat. Pertanyaan SIAPA tak lagi selalu dijawab dengan MAMA. Perkembangan ini bukan langsung jadi, langsung bisa. Melainkan bertahap.
Pernah suatu kali, Chemy ditanya anak siapa. Sudah tentu jawabnya Mama.
Ditanya lagi, boneka yang dia pegang punya siapa, spontan dia langsung jawab: MAMA!
Tapi dia langsung diam, tampak berpikir, lalu dia ralat dengan berkata: "EMMIII".....

Begitulah.... setahap demi setahap anak kecilku berkembang.

Sekarang, anakkecilku sudah hampir 2 tahun. Tanggal 24 kemarin, usianya 22 bulan. Akhir-akhir ini, dia sedang belajar menyusun kalimat jika berbicara.

Seperti tadi pagi, dia minta roti yang dipegang Yanti, asistenku di rumah.

"Ti, ntaaa nngkiiiit jaaa!"

Yanti, yang sudah paham kode rahasia bahasa Planetnya Chemy langsung paham kalau yang dimaksud Chemy itu;
"Ti, minta dikiiiit ajaaa!"

hihihihiiii....anak kecil itu emang lucu ya!

Blog EntryHow's he now?Feb 5, '08 2:23 AM
for everyone
Masih bercerita tentang kemampuan verbal Chemy neh 

Well, diatas setahun, kosakata Chemy terus bertambah. Tidak hanya komunikasi pasif/ resertif (ngerti apa yang kita katakan walau belum bisa mengungkapkan apa yang ingin dia katakan. Chemy sudah bisa diminta mengambilkan barang yang dia kenal dari usia 10 bulan, walau sambil merangkak. Umur 11 ketika Chemy bisa berjalan, dia bisa diberdayakan mengambil barang, menyimpan baju ke tempat baju kotor, dll  )

Tapi tetap saja, mamachemy masih sering “iri” kalau lihat anak lain lebih lancar bicaranya.

Untung masih sadar, bahwa tiap anak perkembangannya memang beda-beda. Tetap waspada, rajin ngasi stimulus tapi jangan panik. Tar malah lupa akan apa yang harus dilakukan kalo panik mah. Ya gak??

Dan ternyata oh ternyata, ketika umur Chemy 17 bulan, ngaburudul-lah kosakata dia, dan bertambah dengan pesat.

Bebe (bebek), bobo, nenen, mama, papa, disitu, endak (tidak), endok (sendok), nti (yanti), dudu’ (duduk), mau, jus, uuk (jeruk), mamam, mmi (Chemy), ca (cicak), ujuh (tujuh. Jawaban pasti setiap ditanya “berapa”); adalah sebagian kosakata dia yang dia kuasai sesuai konteks saat umurnya 18 bulan.

Sudah bisa menjawab pertanyaan. Meminta. Menolak. Walau tetap dengan bahasa yang masih balelol (lagi-lagi kosakata Basa Sunda maksudnya balelol itu gak jelas).

Legalah mamachemy saat itu.

Setidaknya, bisa disimpulkan bahwa chemy tidak tidak bisa berbicara .

Sekarang, Chemy sedang belajar bicara dengan jelas. Imitating word-nya seringkali suku kata terakhirnya saja. Beberapa konsonan masih belum bisa dilafalkan; K jadi T, L jadi NG. Kata favoritnya adalah “mamau” (ga mau). Yah, sudah mulai memasuki fase negatifistik batita nih….

Kadang kalo kita tidak paham apa yang dia katakan, dia bisa marah. Menjerit atau mengulang perkataan dia dengan intensitas yang dinaikkan. Mungkin maksud dia mah penekanan. Tapi buat mamanya mah pikaseurieun   (misalnya nih, dia akan bilang “dididong” untuk digendong. Semisal kita pura-pura tak paham dan bilang “mau apa” lebih dari 2x, maka dia akan bilang; “mau didiiiiiidddddooooooong”….. gimana teu hayang seuri coba???)

Kadang mamachemy tidak sabar ingin segera mendengar dia baceo, bawel, bercerita apapun yang ingin dia ceritakan.

Tapi, menunggu lebih baik. Menikmati proses dia jauh lebih menyenangkan ternyata. Yang penting tetap memberi stimulus, memberi dia penghargaan, dan yakin bahwa dia pasti bisa.



Blog EntryKesadaran yang (semoga tidak) terlambatFeb 5, '08 2:14 AM
for everyone

Sebelum mempunyai anak, mamachemy sering berpikir tak akan sulit mengajak anak sendiri berbicara. Itu karena mamachemy bukan tipe orang pemalu dan rela malu ngomong sama bayi (yang mungkin menurut sebagian orang kayak ngomong sendirian) di depan orang banyak. Mamachemy juga punya sisi bawel. Senang bernyanyi dan hapal banyak lagu anak-anak (maksudnya, punya sisi centil juga  ). Dan senang bercerita.

Jadi mamachemy pikir bisa lah menikmati saat-saat ngocoblak, ngadongeng sama anak.

Tapi mamachemy lupa, bahwa bukan semata soal keterampilan.

Ini juga soal kesabaran dan ketekunan sodara-sodara!

Ketika jaman2 stres melanda, badan lelah, lupalah kita pada segala macam rencana. Apalagi rencana jaman masih muda. Beuuu….nguap kemana kaleee….
Sering terjadi, ketika mengganti baju Chemy, mamachemy baru sadar pentingnya mengajak dia bicara, tepat ketika celana dia selesai dipasangkan!

Itu memang tidak terjadi setiap hari dalam 4 bulan pertama Chemy lahir. Tapi sungguh tidak berkualitas sekali perlakuan mamachemy padanya *hiks, ibu gak bener nih

Bayangkan saja, kata pertama Chemy, di umur 7bulan, adalah ADUH!!! sesuai konteks pula. Ketika itu Chemy sakit, dan ketika dia demam, humarurung kalo kata orang Sunda mah, gumamannya adalah ADUH. Ketika kejeduk, dia mengaduh. Ketika mencari mainan yang gak ada, dia mengaduh. Kalo kata seorang teman, itulah akibat dari emak yang sering mengeluh

 Alhamdulillah, setelah jam tidur Chemy mulai normal lagi, mama semakin relaks.Dan sebisa mungkin tidak lagi mengeluh di depan Chemy. Terbukti, lama-lama kosakata itu hilang.

Semakin kesini semakin sering sadar ngajak Chemy ngobrol.

Terutama setelah Chemy bawel banget diatas 8 bulan.



Blog EntryApa Chemy terlambat bicara?Feb 5, '08 12:35 AM
for everyone
Pertanyaan itu adalah pertanyaan yang sering kulontarkan saat umur Chemy mau setahun. Gimana gak khawatir kalo liat perkembangan kemampuan verbal dia.
Chemy gak babbling sesuai standar normal perkembangan verbal bayi. Tidak diem sama sekali sih, tapi ya itu tadi, tidak sesuai standar.

Chemy umur 7 tahun, di ruang praktek dokter, mengucapkan kata dadah, sesuai konteks. Dia dadah sama gambar Donald Duck *trik menghibur anak yang bete karena diperiksa dokter
Cukup menghibur emaknya yang khawatir.

Tapi timbul tenggelam. Kadang bisa kadang diem aja kalo kita ajak dadah.
Umur 7-8 itulah Chemy mulai bawel. Baweeeeel banget malahan. Tapi bawelnya itu bawel gak jelas.
"tatatataaaa....." adalah bubbling favoritnya.
Chemy sudah mengerti mama, papa, dan anggota keluarga lainnya dari sebelum itu. Tapi dia gak pernah manggil "mama". Gimana gak ketar-ketir kan??

Lantas apa yang mamachemy lakukan selain khawatir?
Menunggu.

Menunggu dan melihat perkembangan verbal Chemy sampai dia 18 bulan. Tentunya sambil terus mengajak dia bicara. Nyanyi-nyanyi, menyapa, mengajak ngobrol, bertanya, bercerita. Pokoknya dikencengin aja ngobrolnya.

Kalo dipikir-pikir, sepertinya memang karena itulah perkembangan verbal Chemy agak terhambat.

Di awal kelahiran Chemy, kena baby blues.

Chemy masuk 3 bulan, pola tidur berubah, menyusui susah, stres lagi.

Alhasil, 4 bulan pertama itu sering lupa mengajak Chemy bicara.



Blog EntryItuk ditik tutuk ntukFeb 4, '08 11:53 PM
for everyone
Bingung gak baca judul diatas?

ituk = ikut
ditik = dikit (sedikit).... kadang juga jadi "entik", maksudnya "endikit"
tutuk = tutup
ntuk = ntut (maksudnya kentut)

berhubung rumus dasarnya (t jadi k, k jadi t) sudah saya kuasai, jadi gak berapa bingung kalo kata-kata Chemy kebalik2 begitu. Mamachemy kan sakti




© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help